Ketua Umum PPNI Pusat Beri Kuliah Umum Mahasiswa Akper Kaltara

Tarakan– Akademi Keperawatan (Akper) Kaltara Tarakan mendapat kunjungan istimewa dari Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Pusat Harif Fadhillah S.Kep.SH, Jumat (25/3).

Kunjungan tersebut sekaligus kuliah umum kepada mahasiswa Akper yang dipusatkan di Aula Akper Kaltara dengan mengusung tema “Peran Organisasi Profesi dalam Menghadapi MEA”.

Di depan mahasiswa banyak mengupas tentang perdagangan bebas Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Dimana MEA bisa saja mengancam dan sekaligus menjadi peluang.

 “Ancaman manakala seseorang tidak bersiap diri pada daya saing. Dan bisa jadi peluang apabila menjadikan MEA ini stimulasi sebagai bahan meningkatkan diri, kompetensi, kemampuan bahasa, dan perilaku profesional”,kata Harif Fadhillah.

Ia mengatakan, MEA merupakan wujud dari kesepakatan Negara-negara Asia Tenggara untuk membentuk kawasan bebas perdagangan dan basis produksi dalam rangka meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat ASEAN yang lebih dinamis dan kompetitif.

Menghadapi kondisi tersebut lanjutnya, Indonesia seperti berada pada dua sisi mata uang, satu sisi menjadi kesempatan untuk menunjukkan kualitas dan kuantitas produk dan suber daya manusia, di sisi lain dapat menjadi bomerang bagi Indonesia apabila tidak bisa memanfaatkan peluang tersebut dengan baik.

Peningkatan daya saing dalam MEA merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan.

Dalam hal ini,perawat sebagai salah satu sektor jasa yang diakui oleh MRA dituntut untuk meningkatkan kesejajaran mutu pelayanan keperawatan di Indonesia dengan Negara ASEAN lainnya.

Tuntutan untuk meningkatkan mutu pelayanan keperawatan yang berkualitas merupakan hal yang tidak bisa ditawar lagi.

Solusi untuk menjawab masalah di atas adalah dengan berbenah diri. Memperbaiki kualitas lulusan perawat melalui jenjang pendidikan perawat (S-1 keperawatan ditambah profesi ners), bukan hanya menambah jumlah perawat tetapi memperbaiki kualitas perawat melalui perbaikan institusi pendidikan penyelenggara program Perawat.

Harif Fadhillah menilai kuliah umum tersebut antusias dari mahasiswa Akper cukup tinggi. Akper Kaltara merupakan kampus yang berusaha untuk membuat mahasiswanya pada akhirnya menjadi perawat yang memiliki suatu keberanian.

“Harapan kami untuk Akper Kaltara agar dapat melihat peluang dan memiliki ciri khas dari kampus sendiri. Sehingga beda dari kampus lainnya”, katanya.

Direktur Akper Kaltara, Amir Syam M.Kep, Sp.j menyambut gembira atas kunjungan dari ketua umum PPNI pusat. Ia berharap kunjungan ini adalah kesempatan baik untuk Akper Kaltara dalam rangka mewujudkan misi ke depan sebagai akademik keperawatan yang memiliki kemampuan dalam bidang study lanjut maupun masa depan alumni yang siap bekerja.

Alhamdulilla, pihak kampus merasa terhormat dan bersyukur atas kunjungan dari ketua umum PPNI pusat. Yang telah memberikan informasi terkait MEA, peluang kerja dan beberapa strategi yang diajarkan. Sehingga dapat mengintropeksi diri terutama di dunia pendidikan. Juga dapat mengantisipasi persaingan ke depan”, tutupnya. (ml)

Publish:| 2017-06-26| 23:15:16 . Administrator|